Memilih Susu Tanpa Gula Untuk Anak

Sampai saat ini susu masih dianggap sebagai salah satu sumber gizi bagi manusia. Tidak mengherankan jika  dulu sempat ada istilah 4 sehat 5 sempurna dengan tambahan susu. Memang kandungan gizi dalam susu cukup banyak yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi tak sekarang ini tak sedikit susu yang menggunakan bahan bahan tambahan lain misalnya gula dan lain sebagainya.

Penambahan bahan bahan lain seperti gula ini mungkin saja bertujuan untuk mengubah rasa susu sehingga lebih disukai orang orang. Terutama anak anak. Sebab seperti yang kita ketahui manusia utamanya anak anak cenderung lebih menyukai makanan ataupun minuman yang mempunyai rasa manis.

Akan tetapi penambahan gula dalam susu ini tidaklah selalu bagus. Susu yang mengandung gula bisa saja mengakibatkan berbagai masalah kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Berbagai penyakit berbahaya bisa timbul pada manusia jika mengkonsumsi gula secara berlebihan. Salah satunya adalah diabetes. Dan pada anak anak sendiri mengkonsumsi susu dengan kandungan gula bisa saja memperbesar resiko terjadinya kerusakan gigi.

Padahal selain susu kita juga sudah mengkonsumsi makanan yang mengandung gula lainnya. Dengan demikian mengkonsumsi susu yang mengandung gula ada baiknya untuk dihindari atau setidaknya dikurangi.

Apalagi sekarang ini sudah ada berbagai pilihan susu yang tidak mengandung gula. Kita bisa mengetahui apakah susu tersebut merupakan susu tanpa gula atau susu dengan kandungan gula melalui informasi gizi yang biasanya ada pada kemasan susu. Biasanya di situ akan ditampilkan secara eksplisit kandungan kandungan apa saja yang terdapat pada susu tersebut.

Atau untuk lebih mudahnya kita bisa memilih susu dari brand tertentu yang sudah menyatakan bahwa susu mereka ini bebas gula. Salah satu contohnya susu pediasure classic milky. Meski susu ini tidak mengandung gula tambahan (sukrosa) akan tetapi tetap enak untuk dinikmati. Dan kandungan gizi yang ada pada susu ini juga cukup banyak misalnya saja 14 vitamin dan 10 mineral, DHA, Omega 3 & Omega 6, serta campuran sinbiotik yang unik (Prebiotik FOS & Probiotik L. acidophilus). Kandungan gizi ini bisa membantu meningkatkan pertumbuhan otak anak.